**Buah Khuldi** (atau pohon khuldi) **tidak ada di dunia sekarang**. Ia adalah bagian dari kisah Nabi Adam dan Hawa di Surga (Firdaus) menurut ajaran Islam.
### Penjelasan Singkat:
- Dalam Al-Qur'an (misalnya QS. Thaha: 120), disebutkan bahwa **setan** membisikkan godaan kepada Adam dengan menyebut "pohon khuldi" (pohon keabadian/kekekalan). Setan berjanji bahwa memakan buahnya akan membuat mereka kekal di surga atau menjadi seperti malaikat.
- Ini adalah **buah/pohon terlarang** yang dilarang Allah dekati. Adam dan Hawa tergoda, memakannya, lalu aurat mereka terbuka, dan akhirnya mereka diturunkan ke bumi sebagai ujian kehidupan manusia.
- Nama "khuldi" (keabadian) itu sendiri berasal dari tipu daya setan, bukan nama resmi dari Allah. Al-Qur'an tidak menyebut jenis buahnya secara spesifik (bukan apel seperti dalam tradisi Kristen).
### Di mana sekarang?
- **Di Surga**, sebagai bagian dari kisah penciptaan. Pohon itu ada di surga asal Adam & Hawa, bukan di bumi.
- **Tidak ada secara fisik di dunia** ini. Ini adalah peristiwa sejarah kenabian yang sudah berlalu, dan buahnya bukan barang yang tersisa atau bisa ditemukan seperti buah biasa.
- Beberapa ulama menafsirkan sebagai **simbol ujian** (ketakwaan, godaan duniawi, atau keinginan kekuasaan/keabadian palsu), bukan harus buah literal tertentu.
Kalau ada yang bilang buah khuldi masih ada atau dikaitkan dengan politik/kekuasaan abadi, itu biasanya **metafor** atau sindiran, bukan fakta harfiah.
Intinya, kisah ini jadi pengingat bagi manusia tentang godaan, taubat, dan pentingnya mengikuti perintah Allah. Kalau ada konteks lain yang kamu maksud (misalnya meme, lagu, atau hal lain), kasih tau lebih detail ya! 😊