*Hukum bicara kotor = Haram.*
Dalam Islam disebut _fuhsy, rafats, badza’_ = ucapan keji, jorok, mesum, sumpah serapah, misuh.
### *Dalilnya tegas:*
1. *QS. An-Nur: 19*
_“Sesungguhnya orang-orang yang suka tersebarnya perbuatan keji di kalangan orang beriman, bagi mereka azab yang pedih”_
Ngomong jorok = nyebarin kekejian.
2. *Hadis Nabi ﷺ*
_“Bukanlah seorang mukmin itu orang yang suka mencela, melaknat, berkata keji dan kotor”_ HR. Tirmidzi, shahih
_“Seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang dimurkai Allah, dia tidak menganggapnya penting, padahal karena kalimat itu dia dilempar ke neraka sejauh 70 tahun perjalanan”_ HR. Bukhari
3. *Ciri orang munafik*
_“Ada 4 sifat, siapa yang ada padanya maka dia munafik tulen. Salah satunya: jika berselisih dia berkata keji”_ HR. Bukhari
### *Yang termasuk bicara kotor:*
1. *Misuh/sumpah serapah* → Anj*, bangs*, janc*_
2. *Ngomong porno* → Cerita detail ranjang, nanya ukuran, body shaming vulgar
3. *Ngejek pake kata kotor* → Gobl*, tol*, babi
4. *Lawakan jorok 18+* → Ngakak pake topik kelamin/kotoran
5. *Ghibah + bumbu kasar* → “Si A tuh emang lonte banget”
6. *Nulis di chat/status* → Sama aja, malaikat nyatet
### *Kenapa haram banget?*
1. *Nyakiti orang* → Lisan lebih tajam dari pedang. Bisa bikin orang sakit hati bertahun-tahun
2. *Ngotorin hati* → Kata kotor bikin hati jadi keras, susah nangis pas denger Qur’an
3. *Jadi dosa jariyah* → Kamu ngajarin temen misuh, dia ngajarin adiknya. Ngalir terus dosanya
4. *Nurunin derajat* → Nabi bilang mukmin sejati itu lisan & tangannya aman buat orang lain
### *Kecuali 3 kondisi ini, itu pun dijaga:*
1. *Darurat* → Kena begal, teriak kotor biar ditolong. Ini dimaafkan.
2. *Pendidikan* → Dokter jelasin penyakit kelamin ke pasien, sebut nama organ. Nggak niat jorok.
3. *Sidang/saksi* → Harus sebut kata vulgar sebagai bukti zina. Itupun seperlunya.
### *Akibat kalau keseringan bicara kotor:*
1. *Doa nggak diijabah* → Mulut kotor, makanan haram, bikin hijab antara kita & Allah
2. *Dicabut keberkahan* → Rezeki seret, hati nggak tenang
3. *Jadi kebiasaan* → Susah tobat, pas sakaratul maut yang keluar kata kotor, bukan syahadat. Naudzubillah
### *Cara tobat & berhenti:*
1. *Langsung istighfar* tiap kelepasan → _Astaghfirullah_ 3x
2. *Ganti kata* → “Anjrit” jadi “Astaghfirullah”, “Bangsat” jadi “Subhanallah”
3. *Jauhi circle toxic* → Temen yang tiap ngobrol isinya kebun binatang, tinggalin
4. *Puasa* → Latih nahan lisan
5. *Perbanyak dzikir & Qur’an* → Lisan yang sibuk dzikir, nggak sempet misuh
6. *Minta maaf* ke orang yang pernah kamu katain
*Kaidah:* _“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam”* HR. Bukhari Muslim
Diam itu emas kalau nggak bisa ngomong baik.
Lagi struggle ngilangin kebiasaan misuh? Wajar, lisan paling susah dijaga. Tapi bisa. Mulai dari sekarang. Kamu mau, Allah bantu 💪