Itu udah rencana Allah banh biar Nabi Musa selamat.

Ceritanya gini:

Fir'aun mimpi bakal ada bayi laki-laki dari Bani Israil yang bakal hancurin kerajaannya. Makanya dia suruh *bunuh semua bayi laki-laki* Bani Israil yang baru lahir.

Ibunya Nabi Musa takut banget, terus Allah kasih ilham ke ibunya:
_"Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir, hanyutkan dia di sungai Nil"_ (QS. Al-Qasas:7)

Jadi ibunya taruh bayi Musa di peti, dihanyutkan di Sungai Nil.

Peti itu ngalir sampai ke istana Fir'aun dan ditemukan sama *Asiyah, istri Fir'aun*. Asiyah ini orangnya baik banget, beriman diam-diam, beda jauh sama suaminya.

Pas buka peti, lihat bayi ganteng, langsung sayang. Asiyah bilang ke Fir'aun:

_"Bayi ini jadi penyejuk mata bagiku dan bagimu. Jangan kau bunuh dia, semoga dia bermanfaat bagi kita atau kita angkat dia jadi anak"_ (QS. Al-Qasas:9)

Fir'aun awalnya gak mau, tapi karena Asiyah maksa dan dia sayang sama istrinya, akhirnya diizinin. Padahal itu bayi yang dia cari-cari buat dibunuh.

Jadi hikmahnya:
1. Allah jaga Musa dengan musuhnya sendiri
2. Musa tumbuh di istana jadi pinter, paham politik kerajaan, biar nanti bisa lawan Fir'aun
3. Asiyah jadi ibu angkat yang sholehah, makanya dia dijanjikan surga - salah satu dari 4 wanita terbaik di surga.

Keren kan rencana Allah banh, musuh yang mau bunuh malah jadi yang ngerawat.

  bp


✕
Apps
About Faxo