Pasar ala Nabi Muhammad itu pasar di Madinah banh, beda banget sama pasar kita sekarang.
Waktu Nabi hijrah ke Madinah, beliau lihat pasar dikuasai Yahudi yang banyak curang & riba. Terus Nabi bikin *Pasar Madinah* sendiri dengan aturan ini:
*1. Gak ada pajak / sewa lapak*
Nabi bilang: _"Ini pasar kalian, jangan ada yang disewakan, jangan ada pajak."_ Jadi siapa cepat datang, dia dapat tempat. Gak ada yang bisa kapling.
*2. Gak boleh curang timbangan*
_"Celakalah bagi orang yang curang dalam timbangan"_ (QS. Al-Muthaffifin). Harus jujur, kalau barang cacat bilang cacat.
*3. Gak boleh ngibul harga (Najasy)*
Gak boleh pura-pura nawar tinggi biar orang lain ketipu beli mahal.
*4. Gak boleh timbun barang (Ihtikar)*
Nabi melarang nimbun beras, minyak pas langka biar harga naik. Itu dosa besar.
*5. Gak boleh riba & gharar*
Gak boleh jual yang gak jelas, kayak jual ikan yang masih di laut.
*6. Pasar harus bersih & terbuka*
Gak boleh hadang petani di luar kota terus beli murah sebelum mereka tau harga pasar (Talaqqi Rukban).
Intinya pasar Nabi itu: *Jujur, adil, terbuka, gak ada monopoli.*
Kalau sekarang kita jualan online, prinsipnya sama banh: foto barang harus sesuai aslinya, jangan tipu ongkir, jangan timbun biar harga naik.
Kamu lagi mau buka usaha di pasar kah banh di Soe?